Naik Kereta Api ke Bandung, Apa yang Bisa Dinikmati?

January 20, 2020
Pergi ke barat Pulau Jawa, tidak lengkap bila belum mampir ke kota Bandung. Apalagi bila naik kereta api, bakal mendapat paket lengkap menikmati keindahan alam Jawa Barat. Kota Bandung, yang menjadi ibukota Jawa Barat, banyak menjadi jujukan wisatawan dari seluruh pelosok Indonesia. 


tiket kereta api bandung


Kota ini dikelilingi oleh pegunungan, sehingga cuacanya relatif lebih sejuk. Jadi, tidak perlu mempertimbangkan faktor cuaca. Karena meskipun kemarau, Bandung bisa tetap sejuk. Ke Bandung naik kereta api dari arah timur. Baik dari Malang, Surabaya, dan Jogjakarta, bakal terlihat lebih indah karena untuk menuju Stasiun Bandung akan melewati banyak puncak, lembah, jembatan yang menjulang tinggi dari permukaan tanah. 

Keseruan itu pun lebih lengkap saat sesampainya di Stasiun Bandung atau yang juga disebut sebagai stasiun hall tersebut. Stasiun Bandung berlokasi tak jauh dari pusat kota. Jadi tidak perlu khawatir, sebab bila pilihan anda one day trip atau beberapa hari menetap di dekat Bandung, menakar jarak dari Stasiun tidak akan sulit. Khususnya untuk backpacker yang kerap mencari hal terdekat dan mudah untuk segalanya. Sebelum berangkat, juga pastikan jadwal kereta ke bandung kamu sudah benar?. 

Jangan sampai keliru jam, apalagi tanggal. Karena hal itu pasti membuat mood liburan kita menjadi kacau.

Di Stasiun Bandung, ada layanan toilet umum yang lengkap dan bersih. Dengan membayar Rp 20 ribu saja, kita bisa mandi dan mendapat tempat penyimpanan tas. Plus, gratis teh atau kopi yang bisa menemani sambil memikirkan mau jalan ke mana selanjutnya. 

Di Stasiun Bandung, juga ada tempat penitipan tas, dimana kita bisa menitipkan barang dan berkenalan ke kota Bandung. Untuk rute kereta sendiri, stasiun Bandung menjadi satu-satunya stasiun besar yang menjadi tempat bagi persinggahan kereta antar kota besar. Kereta yang singgah di stasiun ini misalnya, kereta api Malioboro Ekspres, Gajayana, Argo Parahyangan, Lodaya, Mutiara Selatan, dan Harina. Sedangkan banyak sekali kereta api yang lewat di Stasiun Bandung. Lewat saja berarti masa tunggu kereta lebih terbatas. Hanya dalam hitungan menit. Daripada kereta singgah yang bisa sampai sekitar 60 menit. 

Tidak heran kan, kenapa Bandung menjadi tujuan unggulan. Karena akses transportasi untuk menuju ke sana saja sudah sangat mudah. Apalagi sekarang untuk memesan tiket tidak perlu lagi datang ke stasiun. Cukup memilih lewat website asli KAI atau beberapa layanan daring lainnya. 

Tapi sebelum berangkat, tetap jangan lupa pastikan jadwal kereta ke bandung kamu sudah benar. Apalagi bila pergi dengan keluarga dan kita punya bagian tugas untuk mengecek semua tiket akomodasi selama liburan berlangsung.

tiket kereta api bandung


Bila kita memperhatikan, stasiun Bandung sendiri termasuk bangunan bersejarah. Stasiun yang berdiri pada 1884 ini dibangun sebagai jembatan yang mendistribusikan kebutuhan pokok antar kota. Misalnya seperti hasil pertanian dan perkebunan. Dan gaya arsitektur stasiun Bandung sendiri dirancang oleh arsitek Belanda, Eh de Roo yang mulai membuatnya pada 1928 sebagai bagian dari rencana pemindahan ibukota Hindia Belanda. 

Pemerintah kolonial saat itu, Belanda, memang berencana untuk memindah ibukota, dari Jakarta ke Bandung. Rencana tersebut batal setelah adanya krisis Ekonomi pada 1930-an yang berlanjut pada berbagai pemberontakan hingga proklamasi kemerdekaan Indonesia. 

Perkembangan Bandung terus berlanjut hingga sekarang. Bila ingin merasakan bagian metropolitan dari Bandung, kita cukup berkeliling di sekitar Museum Asia Afrika, jalan Dago, dan mal Paris van Java. Di sepanjang jalan tersebut kita juga akan dengan mudahnya menemukan kafe-kafe yang fancy. 

Untuk yang pergi ke Bandung dengan tujuan honeymoon atau kencan pun tidak usa khawatir, suasana Bandung yang mendung gloomy didukung oleh banyaknya restoran dan kafe dengan ambience romantis. Banyak cara menuju ke Roma, pun juga ke Bandung yang tidak jauh dari Ibukota. Biasanya, Bandung akan sangat ramai saat musim liburan tiba. Bakal banyak yang pergi ke Lembang atau daerah Tangkuban Perahu yang tidak jauh dari kota ini. 

Jadi, kapan kita ke Bandung?



Post Comment
Post a Comment