Image Slider

Memulai Bisnis Frozen Food

June 09, 2021

Bisnis frozen food menjamur banget ya selama pandemi. Udah 1,5 tahun pandemi dan lihat saja di instagram ada berapa banyak teman kita yang share foto produk frozen food. Saya sendiri terjun ke bisnis tersebut sejak lama. Dan emang betul terasa banget permintaan produk tersebut tinggi sekali, utamanya sepanjang tahun 2020. 

 


Memulai bisnis frozen food pun terbilang mudah. Sebab kita bisa daftar jadi reseller dari merek-merek yang sudah ada. Ada merek besar yang skala jualannya nasional, tapi ada juga loh merek lokal. Kalo di Bandung nih contohnya Fish Express, Bazingga Meatzegger, Ayam Berkah, sampai Roti Macan pun merilis produk frozen food. Kita bisa daftar jadi resellernya. 


Modal utama berjualan frozen food menurutku nih:

 

  • Freezer. Minimal kulkas dua pintu. Agak sulit kalau kita hanya punya kulkas satu pintu. Freezernya terlalu kecil. Kalau freezer kulkas dua pintu lebih besar ukurannya. Leluasa menyimpan stoknya. 
  • Smartphone tentu saja. Pada ikutan grup wa kan? Biasanya ada hari khusus berjualan. Nah manfaatkan peluang tersebut. 
  • Update status stories WA. Walo gak se-hype stories instagram, tapi stories whatsapp tuh lebih menjanjikan sih. Circlenya lebih kecil dan viewnya lebih cakep daripada instagram kita. Kecuali kamu influencer sih hehehe. 
  • Produk frozen food lokal lebih reliable dari segi gizi. Dalam pertarungan harga, produk-produk pabrikan lebih terjangkau. Namun bahan pengawet dan kandungan gizinya gak ketakar. Saya merekomendasikan kamu cari frozen food lokal saja dulu. 
  • Daftar ke toko-toko online di aplikasi pengiriman online. Mereka menyediakan store khusus buat toko semacam sembako. Frozen food juga termasuk toko sejenis. 

 

Modal teknis udah ada nih. Sekarang modal teknis yang jadi roda jalannya usaha. Bila ada bisnis yang bilang mulainya tanpa modal, menurutku salah banget. Justru butuh yang namanya modal. Kita sebut saja secara spesifik ya: uang. 

 

Buat permodalan usaha, ada beberapa peluang mendapatkannya. Berdasarkan pengalaman saya peluangnya kayak gini:

 

1. Uang Orang Tua

Namanya juga privilege. Menurut saya gak masalah. Kalau orang tua kita menyanggupi kita utangi dan mereka surplus uang, kenapa tidak pinjam ke mereka dulu. Dengan catatan beneran dikembalikan lho ya. Bukan hanya pinjam dan (pura-pura) lupa. 

Termasuk pinjam ke mertua. Gak ada salahnya. Banyak kok orang di sekeliling kita yang mulai bisnisnya menggunakan kapital mertua. Malu belakangan, yang penting bisnisnya jalan dulu. Lagi-lagi dengan catatan keras: bayar utangnya. 


2. Pinjam ke Bank

Ini sih umum banget ya. Perlu diingat selama pandemi urusan pinjam ke bank peraturannya lebih ketat. Dengan demikian agak sulit sih menurutku. Namun bukan berarti gak bisa, dibaca-baca saja aturannya bagaimana serinci mungkin. Dokumen dilengkapi dan pastinya membutuhkan syarat yang lebih dari sekadar fotokopi KTP. 


3. Jual Aset

Punya aset apa saja di rumah? nah itu dijual saja. Atau pergi ke pegadaian. Namanya juga nasib, ada hari harus bertaruh ada juga hari-hari penuh rezeki. Dibolak-balik aja toh kita melakukannya dalam rangka mau menjemput rezeki. 


4. Pinjam ke Tunaiku

Ini jenis pinjaman yang paling mudah. Pinjaman online alias fintech. Modalnya internet saja. Pengajuan dikirim secara online. Tidak ada proses tatap muka. Oleh karenanya sistem peminjaman ala fintech tidak rumit. Bahkan dana dapat cair dalam waktu kurang dari 24 jam. 

 

Salah satu fintech yang direkomendasikan adalah Tunaiku. Situs peminjaman online ini dapat diunduh aplikasinya dan dicek websitenya. 

 

Tunaiku merupakan pinjaman tunai yang terdaftar OJK. Tunaiku sudah beroperasi sejak 2014. Produk fintech Tunaiku berasal dari Amar Bank, bank resmi di Indonesia yang telah beroperasi sejak 1991. 

 

 

Keamanan dan fleksibilitas adalah dua fitur utama dalam layanan Tunaiku. Syarat meminjam di Tunaiku mudah saja. Hanya dibutuhkan KTP. Dengan jaminan aman, data kita gak akan keluar. Fasilitas tenornya pun fleksibel dan mencapai angka maksimum 20 bulan. Pinjamannya hingga 20 juta. 


Nah begitu kira-kira sekilas tentang frozen food dan modal usahanya. Semoga berhasil dan cuan banget yah usahanya. Amin!

5 Ski Resor Terbaik yang Dikunjungi Selebriti

June 08, 2021

Jika kamu menggilai untuk berkunjung di ski resor, dan mendambakan privasi, maka 5 tempat ski resor yang dikunjungi selebriti adalah pilihannya. Karena selebriti pasti memilih tempat yang dapat disewa secara anonim dan mewah. Mereka juga mencari tempat yang pastinya susah untuk disadap dan dilecehkan atau sekedar untuk tanda tangan dan foto selfie. Dari politisi hingga bangsawan, bintang televisi realitas, dan aktor papan atas, Pegunungan Alpen banyak dikunjungi selebritas. Berikut adalah 5 ski resor terbaik yang mungkin menjadi tempat yang bagus untuk bersantai. 

5 Ski Resor Terbaik Untuk Bersantai Bak Selebriti

Melewati postingan dari media sosial selebriti terkenal di dunia, inilah 5 ski resor terbaik untuk bersantai bak selebriti dari kami:

Verbier, Swiss 

Verbier keluar sebagai resor yang paling mungkin dikunjungi oleh selebriti. Resor ini populer dengan orang-orang seperti Pippa Middleton dan Duke dan Duchess of Cambridge. Madonna juga pernah kesini, loh. Sarah Ferguson, Duchess of York dan anggota elit olahraga, termasuk pemain rugby pemenang Piala Dunia Lawrence Dallaglio semuanya terlihat tanpa helm dan kacamata. Bahkan pangeran William pernah ke resor ini, loh!

 

sumber: wikipedia

 

Courchevel 1850, Prancis

Bisa dibilang resor termahal di seluruh Pegunungan Alpen, resor apik tahun 1850 adalah rumah bagi hotel bintang 'enam'. Di dalam sini terdapat pula restoran berbintang Michelin, dan perbelanjaan mewah. Oligarki Rusia menjadikan tempat ini hot spot bahkan pada tahun 1850. 

 

Desa ini dipenuhi dengan selebriti Rusia selama tahun baru Rusia. Desa ski yang elegan ini juga telah memikat selebriti papan atas termasuk Leonardo DiCaprio, David dan Victoria Beckham dan Pippa Middleton. 

 

Resor tahun 1850, yang paling elit dari empat desanya, adalah tempat Kate dan William diyakini telah tinggal baru-baru ini. Brigitte Bardot membantu menempatkannya di peta pada 1960-an jauh sebelum Rusia tertarik.

 

sumber: tripadvisor

 

Resor ini bahkan memiliki landasan terbangnya sendiri tepat di lerengnya, di mana lusinan jet pribadi tiba setiap hari di musim puncak. Pendaratan di sini dinilai sebagai salah satu yang paling sulit di dunia. Landasan pacu diatur pada gradien 18,5% untuk membantu memperlambat pendaratan pesawat. Landasan tersebut adalah salah satu landasan pacu terpendek di dunia, dengan panjang 525 meter.

 

Zermatt, Swiss

Rumah bagi jajaran pegunungan ikonik dengan sebagian besar puncak mencapai lebih dari 4000m. Zermatt adalah salah satu resor ski terbaik di dunia. Pemandangannya yang luar biasa, suasana dan lerengnya menarik orang kaya dan terkenal. Terletak di bawah Matterhorn yang megah, Zermatt adalah desa pegunungan yang indah yang dipenuhi dengan restoran gourmet, chalet yang menakjubkan, dan ski kelas dunia.

 

Oleh karena lokasinya yang luar biasa, St Moritz mendapatkan 300 hari sinar matahari setiap tahun dan selama masa puncaknya, bandara resor sendiri membawa lebih dari 40 jet pribadi sehari sehingga orang kaya dan terkenal dapat menikmati lereng Swiss.

 

Tidak mengherankan St Moritz menjadi tempat bagi para selebriti dan orang kaya, apa lagi dengan adanya event tahunan Piala Dunia Polo tahunan di danau beku mereka. Acara bergengsi ini dimulai 30 tahun yang lalu dan menarik lebih dari 12.000 pengunjung dan sejumlah selebriti papan atas. Daftar panjang pengunjung selebriti termasuk Claudia Schiffer, George Clooney, John Travolta, Robert De Niro, Elizabeth Hurley dan Naomi Campbell. Kembali di tahun 60-an, Chalie Chaplin dan Alfred Hitchcock biasa berlibur di sini.

 

sumber: travel kompas

 

Dengan toko-toko desainer, acara olahraga eksklusif, dan spa yang luar biasa, St Moritz selalu berada di puncak daftar eksklusivitas. Kamu akan menemukan nama-nama besar dalam mode di sini termasuk, Dolce & Gabbana, Gucci, Louis Vuitton, Prada, Roberto Cavalli dan Versace.

 

Klosters, Swiss

Desa ini mendapat gelar "Hollywood on the Rocks". Pada saat itu, penulis skenario Amerika yang sukses Peter Viertel ditugaskan oleh produser film Swiss untuk menulis skenario dan dengan cepat pindah ke akomodasi di Davos. Untuk mengisi waktu, Viertel belajar bermain ski dan menemukan Klosters, yang sebelumnya telah dipilih sebagai tujuan liburan oleh fotografer perang terkenal Robert Capa. Tempat ini segera tumbuh menjadi resor cinta yang besar, yang kisahnya ia kembangkan bersama dengan teman dan penulisnya Irwin Shaw (“The Young Lions”, “Rich Man, Poor Man”) menjadi “Hollywood on the Rocks”.

 

Reputasinya menarik bintang-bintang terkenal seperti Paul Newman, Gregory Peck, Yul Brynner, Lauren Bacall, Greta Garbo. Gene Kelly, yang menari di atas meja di bar hotel Hotel Chesa Grischuna yang legendaris. Rex Harrison, yang mendiskusikan not musiknya untuk "My Fair Lady" dengan pianis hotel. Dan Deborah Kerr, yang menikah dengan Peter Viertel pada tahun 1960 di Klosters.

 

Selama masa "Hollywood on the Rocks", banyak tamu Inggris dan Amerika pindah ke Klosters, dan membuat rumah kedua mereka di sini. Mereka mencirikan gaya dan suasana desa liburan selama beberapa dekade, dan anak-anak mereka masih melakukannya hingga hari ini. Kunjungan ke Chesa Bar atau Dancing Casa Antica selama musim dingin sudah cukup untuk menikmati suasana magis ini.

 

sumber: switzerland-tour.com

 

Apakah kamu memiliki cerita liburan yang seru juga? 

Menarik ya, untuk mengikuti berbagai tempat ski yang diminati oleh selebriti. Kalau kamu sendiri, apakah memiliki cerita liburan yang seru? Meskipun masih di tengah pandemi, berlibur sebenarnya masih bisa loh sepanjang menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Mungkin belum bisa berlibur ke luar negeri. Namun demikian, destinasi wisata di Indonesia gak kalah menarik untuk dikunjungi. Nah, kalau kamu punya cerita menarik seputar liburan kamu, coba kirim tulisan ke situs https://yoexplore.co.id  untuk dimuat sebagai guest post gratis di situs tersebut.