Social Media

Orang Bandung di Braga Pada Ngapain, sih?

07 August 2014
Braga. Bukan saya saja yang punya sejarah tentang Braga. Kakek, Nenek dan ibu saya malah mengalami langsung kejayaan jalan Braga. Eh, pada tahu kan jalan Braga di Bandung?

Jalan Braga merupakan salah satu ikon kota Bandung. Panjangnya kira-kira hanya 500 m saja. Memang ada apa sih di Braga sampai bisa jadi ikon gitu?

Sejarah dan gedung-gedung kolonial di sepanjang jalan Braga jadi magnet buat saya dan banyak orang lainnya. Ada yang sekedar jadiin Braga untuk lahan nostalgia, belajar motret, atau berkencan.


Sekitar empat tahun belakangan ini, malah dua tahun terakhir, kawasan Braga kalau menjelang malam hari padat sekali. Tumplek tumblegh lah orang-orang, utamanya anak muda, di Braga. Rata-rata sih nongkrong aja. Sisanya foto-foto. Pada awalnya saya mengapresiasi kehadiran mereka. Bagus dong anak-anak muda ini pada ngerubungin kawasan tua di Bandung.

Sayangnya sekarang kok Braga kesannya kumuh ya. Mereka pada nongkrong di trotoar, duduk-duduk minum kopi dari wadah air minum kemasan 200ml. Foto-foto narsis di depan gedung-gedungnya, di bawah lampu jalannya.

Jangan-jangan pengetahuan mereka tentang sejarah hanya terbatas Braga dan museum Asia Afrika. Kebutuhannya hanya untuk foto-foto buat memenuhi dinding media sosialnya. Gak mau beranjak ke gedung tua yang lain di Bandung. Padahal banyak banget yang lain-lainnya. 

Kalau mau cari tahu di mana anak muda Bandung berceceran di sore dan malam hari, pergi saja ke Braga. Selain Dago, BIP, jalan Riau, Gasibu, dan Lembang, yang namanya Braga ini sudah jadi soulmate mereka lah dalam hal nongkrong-nongkrongan :D


Kalau saya suka nongkrong gak di Braga? Lah nanya diri sendiri :P wkwkwk.

Enggak. Saya suka jalan-jalan santai di Braga, tapi bukan nongkrong lama-lama. Braga sesungguhnya tempat yang menarik untuk hunting foto dan duduk cantik minum teh atau ngemil kue ala Belanda di dalem restorannya. Bukan nongkrong duduk bersila di trotoarnya. Biasanya saya ke sana kalau gak pagi banget, ya sore-sore. Tapi kalau sore ke malem sih mulai jengah deh sama keramaiannya. Jadi pagi hari di Braga tuh udah pilihan yang paling tepat.

Tempat di Braga yang rajin saya datangi ada tiga: Sumber Hidangan, Braga Permai, dan French Bakery. Ketiganya tempat makan-makan. Buat saya mereka spesial sekali. Kenapa? Nanti lanjut di postingan berikutnya yak ;)



Teks: Ulu / Foto: Gele
4 comments on "Orang Bandung di Braga Pada Ngapain, sih?"
  1. Sering jalan-jalan ke Bandung, tapi ga pernah ke Braga...

    ReplyDelete
  2. bandong keeeeeeerrrrrrrrrrrreeeenn

    pengen kesana jalan kaki bisa gak yaa, gak ada duit naik pesawat hehehe

    salam kenal mbak

    ReplyDelete
  3. rumah keluarga saya di Bandung deket sama Braga. Tapi, suka males banget lihat Braga Culinery itu. Padahal tinggal jalan kaki.

    Lebaran kemaren, nginep di hotel daerah Braga malah lagi sepi Braganya hihi. Ditunggu review restonya. Siapa tau lagi pengen makan di sana :)

    ReplyDelete
  4. Tempat yang seru untuk nongkrong. Terima kasih atas infonya. Kunjungi yuk http://sebandung.com/2014/04/wisata-bandung-tempo-doeloe/ untuk tahu bagaimana sejarah tempat ini dulunya.

    ReplyDelete