One Day In Dusun Bambu (part 3)

March 11, 2014
Good Ambience

Dusun Bambu tutupnya hari senin dan selasa. Peak hournya di hari sabtu dan minggu. Saya pengen banget balik ke tempat ini, tapi kayaknya di weekday aja. 



Suasana yang bisa kita dapetin di Dusun Bambu tentu aja gak jauh dari alam. Udara pegunungannya sejuk. Suara burung yang merdu. Tempatnya juga natural dan 'kampung'. Lebih banyak kayu daripada beton. 


Dusun Bambu punya 7 kamar hotel dengan dua tipe aja: vila satu kamar dan vila dua kamar. Buat yang vila dua kamar, harga permalamnya 3-4 juta. Sementara buat yang vila satu kamar 'cuma' 1-2 juta permalam. Itu udah termasuk makan pagi, buah-buahan, dan satu buttler.


Kamar hotelnya kayak gimana? Bagus sekali euy. Terutama detilnya yang saya suka. Seperti saklar dan sekering listriknya. Hahaha aneh banget merhatiin saklar. Dinding kamar hotelnya juga lucu, seperti rumah nenek kakek kita dulu. 




Kata pihak Dusun Bambu, hotelnya udah full-booked sampe 30 Maret. Rencananya kamar bakal ditambah, dari jumlah juga jenis. Gak hanya ada kamar aja nantinya. Tapi juga ada kamar berupa tenda. Doom. Weis tambah seruuu!

Dusun Bambu cocok buat semua umur. Mau bawa anak-anak kesini, seru. Mau bawa opa oma juga dijamin bakal betah mereka. Bawa calon mertua apalagi, langsung ke penghulu deh. Hahaha. Pendek kata, semua serba ada disini. Tapi gak bikin jadi murahan juga karena hampir semuanya didesain dengan baik, berkelas, dan disertai pelayanan yang baik.



Eh kalo mau bawa anak-anak bagusnya sabtu minggu kesini. Suka ada acara di halaman belakang food courtnya. 

Baca juga:

One Day In Dusun Bambu (part 1)


Post Comment
Post a Comment