One Day In Parapa

December 17, 2013



Minggu pagi yang masih segar di bulan September 2013 saya melancong ke Bandung arah timur. Tujuannya Parapa, Pasar Para Petani. 

Poster acaranya yang saya lihat di facebook

Welcoming Board
Lokasi acaranya rada jauh, nih. Di halamannya De Tuik Cafe. Mustahil kalau ada yang sanggup berjalan kaki menuju kesana. Transportasi umum pun hanya ada ojek. Panitia menyediakan mobil gitu, sih. Tapi entahlah bagaimana koordinasinya. Saya, Gele, & Nabil seperti biasa diangkut Revo hitam.


pemandangan dari lokasi Parapa

Acara ini gelarannya anak-anak muda dari himpunan arsitektur ITB. Entah ini sudah yang keberapakalinya, tapi buat saya sih ini pertama kali datang ke pasar lokal buatan anak-anak muda. Biasanya kan ya... pasar tradisional deket rumah :D

maap ya kamera udah jamuran nih hohoho


kursi-kursi lucu buat duduk nyantai atau makan-makan

Tidak banyak barang yang dijajakan disini. Hanya ada beberapa jenis buah-buahan dan sayuran. Ada juga pernak-pernik buat dekorasi 'hijau' semacam pot-pot lucu. Paling disayangkan karena gak ada petani lokalnya. Yaaahhh... padahal kalau ketemu langsung dengan local farmer bisa nanya-nanya atau saling mencurahkan masalah, begitu :D


Panitianya menghubungi petani penjual sayur dan buah. Titip jual gitu kayaknya sistemnya. Alhasil yang jualannya panitianya. 








Selain deretan dagangan bahan lokal, ada juga acara demo masak dan stand penjual makanan. Live musik juga tersedia. Akustik musiknya dan gak berisik. Angin gunung sepoi-sepoi sambil dengerin akustikan rasanya sejuuuuuuuuk banget.

Di Parapa ini saya nyicipin Pie Pumpkin buatan anak-anak Enhai. Gratis. Hohoho. Mereka demo masak dua jenis masakan. Salah satunya kue cantik si oranye yang super enak ini. Masaknya kelihatan sederhana gak pake ribet. Saya sempat cobain sendiri di rumah bikin pie labu begini. Gagal. Dua kali pula nyobainnya. Kacau. Hehehe :D

Saya juga beli satu menu unik. Namanya apa ya... lupa. Menu-menu western gitulah wong pake bahasa inggris namanya. Pas ngintip cara buatnya, bah simpel banget. Cuma jamur, tomat, brokoli, dimasukin ke wadah kaca. Terus masukin telur, kocok-kocok. Kukus deh. 


The Super Delicious Yummyyum Pumpkin Pie


Rasanya menyehatkan karena hambar, cuy :D kurang garam hihihi



Moga-moga sering ada acara begini ah. Cuma lokasinya yang terjangkau, dong. Biar makin banyak yang datang juga. Kalau lokasinya ke gunung kayak kemarin itu agak susah ya ajak-ajak orang lain. Karena harus memastikan dulu ini orang-orang yang saya ajak menggunakan transport apa. Heuheuhu.

Kelak semoga ada Parapa berikutnya disertai petani-petani lokalnya juga. Biar petani lokal makin sejahtera & disorot keberadaannya. Paling gak kan kita tahu makanan yang kita makan asalnya darimana & bagaimana perjalanannya bisa sampai di perut kita. 

Baca Parapa di 
 www.agritektur.tumblr.com biar dapat penjelasan lebih lengkap yak. 





Foto oleh Indra Yudha
Post Comment
Post a Comment