Peluncuran Buku dan Other Fun Stuff di Bandung

February 06, 2015
Hello, guys. Belum ada yang spesial. Bandung masih kalem di hari kerja dan brutal di akhir minggu. Kabar kalian gimana? Saya dalam seminggu kemarin menghadiri dua peluncuran buku. 

Pertama, buku Panduan Wisata Pusaka 9 Kota Besar Indonesia. Penulisnya orang Belanda, fasih berbahasa Indonesia, ahli geografi, mantan backpacker, dan cinta dengan arsitektur. Bukunya sudah saya baca, tapi belum tamat. Ya tentu saja Bandung ada di antara 9 kota itu. Bab tentang Bandung yang saya baca duluan, lanjut Cirebon, dan Malang. 

Bukunya menarik, lengkap, dan detail. Emile, penulisnya, ternyata menulis buku ini untuk turis Belanda. Buku edisi berbahasa Indonesia yang saya beli saat peluncurannya terbit belakangan, setelah buku berbahasa belandanya. Oalaaa! 

Bukunya minim foto. Font terlalu kecil. Tersedia peta perjalanan di tiap kota. Setiap objek yang didatangi dicantumkan nomor. Jadi kalau kita mau ikuti rute di buku ya bisa banget. Sebagai buku panduan, ini buku yang bagus. Tahap demi tahap perjalanan dilalui berdasarkan perkembangan sejarah. Sampai ada rute masuk gang kecil segala. Seru! Harus punya satu dan bawa jalan-jalan ke 9 kota. Buku ini bisa banget dijadiin panduan jalan-jalan. Tapi sayang bukunya terlalu besar untuk jadi buku panduan wisata euy. 

Buku kedua, Bandung Purba. Asyik, ya. Setelah Wisata Heritage di atas, saya lanjut berwisata sejarah purba! Ini juga panduan, tapi lebih naratif per artikel. Ini mah buku 'sejarah' banget. Bukan isinya saja tapi penulisnya juga orang-orang legenda hidup! 

Lain-lainnya di Bandung ya begitu saja. Hujan, kecipratan mobil yang lewat, naik angkot, nginep di hotel, jajan kue balok, ke Jonas Photo, keliling tempat roti. Menyenangkan. 





4 comments on "Peluncuran Buku dan Other Fun Stuff di Bandung"
  1. Seru juga acaranya mbak, trus dapat buku gratisan gaaak ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. halah :D enggak. buku wisata heritage saya beli. buku bandung purba dikasih, tapi saya harus taro di perpustakaan dekat rumah.

      Delete
  2. Satu untuk 9, sipp nih, ala backpaker gtu gak mak ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. maksudnya gimana ini ya? buku wisatanya buat backpacker atau bukan? buat siapa aja, buat turis jenis apapun bisa. termasuk warga lokal.

      Delete