Dinamika Blog Bandung Readers Festival 2019: Masihkah Ada yang Membaca Blog?

October 10, 2019
Acaranya sudah berlalu sebulan lalu. Saya baru tulis sekarang. Kemarin-kemarin ke mana aja ya :D

Saya diajak Ayu jadi pembicara dalam tema Dinamika Blog. Sejujurnya saya bisa bayangin Ayu berdebat di atas meja diskusi panitia hingga saya yang dipilih jadi narasumber :D terima kasih banyak untuk perjuangannya, Ayu! Haha.

Bersama saya, ada Nike Prima foundernya Living Loving. Ia menulis mengenai acara tersebut di sini, baca dalam tulisan Menulis Blog dengan Keras Kepala.

Baik, kita bahas apa yang diobrolkan tentang blog dalam sesi Dinamika Blog tersebut ya.


foto dapet capture dari akun IG @bdgreadersfest

Masihkah Ada yang Membaca Blog?

Ada. Banget. Jika kamu berpikir media sosial merebut semua perhatian netizen, itu tidak tepat. Porsi blog masih ada. Masih banyak. Gimana bisa?

Yha kamu masih browsing kan? Masih googling? Itulah pintu masuk para netizen ke blog-blog kayak saya.

Kuncinya begini: blog menyajikan data. Jangan bayangin data kayak tugas kuliah atau angka-angka di laporan laboratorium. Data dalam blog yang saya maksud begini:

Data tentang pengalaman jalan-jalan ke Bali
Data tentang menyiapkan resepsi pernikahan
Data tentang cerita anak masuk sekolah pertama kalinya
Data tentang memilih jodoh
Data tentang resep memasak
Data tentang kisah mendiami rumah hasil beli sendiri
Data tentang berbagi pengalaman kerja di Kuwait
Data tentang traveling ke Korea Utara
Data tentang biaya melahirkan
Data tentang profil pemilik rumah berarsitektur industrial
Data tentang kafe di Bandung yang harganya terjangkau
Data tentang Khangcul dan drama-drama dia lainnya
Dan masih banyak banyak banyak lagi.

Bila dahulu orang baca blog untuk menikmati sebuah karya tulis, saat ini kelakuannya berubah. Pada waktu mereka googling, mereka mencari data. Bila blog kita terbaca google dan masuk halaman pertama, besar kemungkinan mereka masuk ke blog kita. Merekalah pembaca blog kita. 

Jadi kalau tulisan kita generik temanya, seperti blog saya ini, cuma masalah waktu aja menunggu pembaca datang. Kalo malas nunggu, ada cara lain mendatangkan pembaca. Gimana? Gunakan media sosial. Cross platform. Blog gak lagi berdiri sendiri. 

Share link tulisan di Instagram, twitter, dan facebook turut membantu pembaca datang. Karenanya bagi saya penting memupuk media sosial, agar ketika saya share tulisan, ada yang mau klik linknya. Namun, dengan angka followers saya yang gak banyak-banyak amat, jumlah pembaca blog saya yang datang dari media sosial gak sebanyak yang singgah karena google.

Saya rasa nih, banyak komponen yang mendatangkan pembaca ke blog. Jenis tulisan kita lah, jumlah followers kita, ada kata kunci yang tiba-tiba yang sedang banyak digoogling, peristiwa yang sedang trending, dan lain-lainnya. 

Bila menulis untuk diri sendiri dan gak butuh pembaca, abaikan tulisan saya ini. Namun, jika kamu pengen blogmu dibaca, tulisan saya bisa jadi ada manfaatnya. Hehe.

Nah sekarang, mulailah menulis. Upload ke blog, dan share ke media sosial. Bergabunglah dengan akun-akun komunitas blog dan saling berkunjung ke blog. 

Perkara tulisannya terindex google atau tidak, itu masalah waktu saja. Kecuali kamu niat banget pengen masuk halaman google, maka belajarlah teknik SEO, teknik optimasi tulisan agar terindex google dengan cepat. Yha gimana dong, namanya juga era digital. Dahulu mudah saja bagi saya ada di daftar pertama halaman google. Sekarang? Susah banget! wqwqwq. 

Oke. Udah nih ya. Gak usah takut gak ada pembaca. 

Lantas kita pindah ke pertanyaan berikutnya, saya nulis apa ya di blog? tulisan saya banyak gak jelasnya, apa bakal ada pembacanya? 




2 comments on "Dinamika Blog Bandung Readers Festival 2019: Masihkah Ada yang Membaca Blog?"
  1. saya gabung blogger sejak tahun 2011, blog lama saya hapus karna isinya curhat masa muda semua, nyesel luar biasa, karna waktu itu reader udah nyampe ribuan, klo sekarang masih ada usia blog saya udah hampir 9 tahun dan bisa "menghasilkan" rupiah kali ya, hehehe. lalu saya hiatus bertahun - tahun dan kembali buka hati buat nge-blog lagi tahun lalu, dan bener mba, saya sempet ragu , blog hari gini masih ada yg baca gak ya, terus saya klik blog, omaygad, banyak juga "saingan" blogger yg keren-keren dan hebat tulisannya, bikin saya down. tapi emang bener ya, nge-blog itu harus kembali ke tujuan awal nya apa dan konsisten disana, klo mau bener ya bener kata mba, "Perkara tulisannya terindex google atau tidak, itu masalah waktu saja. Kecuali kamu niat banget pengen masuk halaman google, maka belajarlah teknik SEO, teknik optimasi tulisan agar terindex google dengan cepat."

    makasih mba

    ReplyDelete