Jalan-jalan di Surabaya, ke Sana Menumpang Kereta

May 17, 2019
Menumpang kereta api ke Surabaya, rentang waktunya lama. Bisa seharian. Dibanding pesawat, saya milih moda darat ini saja. Sebab saya takut ketinggian heuheuheu.

Tip pertama naik kereta api bila berangkat dari Bandung ke ibukota provinsi Jawa Timur adalah: lakukan perjalanan di malam hari. Supaya sepanjang jalan, badan terkondisikan tidur.

Kedua. Beli tiket kereta api kelas eksekutif. Mudah-mudahan saya dan teman-teman sekalian ada rezeki jajan tiket termahal ini ya. Heuheu.

Tiga. Beli tiket kereta api online. Belinya di Pegipegi aja.

Bila kita cermat memantau kode promo, harga tiketnya bisa ditekan kok. Lumayan. Nanti saya kasih tahu cara nyari kode promo gimana di bawah. Hehe.

Kalo berkereta api jarak jauh lebih dari tujuh jam, saya pilih (dan anjurkan) eksekutif. Kursinya nyaman. Ruang kaki luas. Enak bobo pokoknya hehehe.

Ketiga. Bila sulit tidur, bawa perbekalan film dan buku. Digital juga oke karena di tiap bangku sudah tersedia stop kontak. Kalo saya, pasti bawa buku fisik. Sebab baca buku cara konvensional membuat mata lekas mengantuk dan badan rileks.

Camilan gak penting-penting amat bagi saya. Yang penting makan menu berat udah terlaksana.

Okeh tip udah siap semua. Perjalanan ke Surabaya dimulai!

Pesona wisata Surabaya ada banyak. Kalo disortir, saya pilih dari tema yang sama dengan kota-kota yang saya kunjungi sebelumnya. Pusat kota lama, surganya bangunan klasik.

Nah acara kalo diurutin, jalan-jalan saya terakhir di Surabaya, mainnya ke :

1. Ampel. Pusatnya wisata religius di Surabaya.

Namun saya ke sana bukan untuk berziarah. Di Ampel, saya sengaja mampir untuk sholat di masjidnya. Masjid bersejarah ratusan tahun umurnya. Tebak berapa tahun usia masjidnya?




Lebih dari 500 tahun! Didirikan atas pimpinan Sunan Ampel. Sungguh menyenangkan bisa menunaikan ibadah di situs legenda, saksi sejarah penyebaran agama Islam.

Waktu saya berada di sana, tepat di hari Jumat siang. Pas banget waktu sholat jumat. Alhasil ramainya luar biasa. Tumplek tumpleg!

Pemandangan masjidnya agak sulit dinikmati. Sebab seramai itu. Bila teman-teman ada niat ke sini, datangnya jangan di hari jumat. Whehehe. Tapi mau hari jumat atau hari-hari lainnya, kelihatannya ramai saja. Banyak peziarah.

Abis itu keliling kampung Arab.

2. Kampung Arab Surabaya

Di sinilah keinginan lama saya terwujud. Menengok rumah-rumah lama bergaya arab. Keunikan rumah-rumah ini adalah dekorasi rumahnya yang tidak menggunakan gambar makhluk hidup.

Pola-pola dekor pagar dan teralis jendelanya geometris. Khas pola dari wilayah dengan budaya keislaman yang tinggi. Utamanya ada pengaruh dari timur tengah setahu saya (cmiiw). Sebab gambar makhluk hidup emang dilarang.



Masjid Ampel ini dikelilingi gang-gang kecil. Di beberapa gang itulah pemukiman arab berada. Selain rumah hunian yang berderet saling menempel, ada juga kios-kios kuliner. Seperti roti maryam dan toko kelontong yang menjual kopi rempah-rempah.

Oh! ada juga sekelompok ibu-ibu madura yang jualan es dawet. Gokil murah amat semangkuk es dawetnya. Cuma tiga ribu! Saya habisin dua mangkuk. Matahari Surabaya ada 10, panas amat heuheuheu.

3. Bis Wisata Heritage

Surabaya pelopor wisata heritage yang layanannya menggunakan bis. Iya sih organisatornya bukan pemerintah, tapi swasta. Saat itu, saya iri mengetahui ada wisata kayak gini di Surabaya. Karena di Bandung gak ada :D

Belakangan di Bandung ada bis serupa, Bandros namanya. Walo demikian, tingkat layanan, konsistensi, dan kontennya, bis wisata heritage ala sampoerna ini yang terbaik menurut saya.

Kalo mau baca lebih banyak tentang perjalanan wisata dengan bis ini, baca di tulisan wisata heritage di Surabaya.

Terus abis keliling naik bis ini, berkunjung juga ke museumnya ya. Museum Sampoerna yang kesohor itu lho.



Mencari Kode Promo Tiket Kereta Api di Pegipegi

Aplikasi andalan untuk beli tiket dan menginap adalah Pegipegi. Download appnya di google playstore dan install.

Udah siap pake appnya? yok kita buka sama-sama.

Tiap mau browsing dan booking, fitur pertama yang saya wajib cek adalah fitur promo. Tiap hari adaaaa aja promonya. Diskon untuk pengguna kartu kredit/debit bank tertentu, diskon hari-hari besar, malah diskon reguler juga ada.




Kayak beli tiket kereta api, promo regulernya ada banget di Pegipegi. Coba nih disimak cara saya ngakalin tiket di Pegipegi harga agak ekonomis.

  1. Tip pertama kalo mau dapetin promo tiket kereta: booking di hari kerja.
  2. Kedua, pastikan booking via aplikasi. Sering banget saya temui, promo hanya berlaku untuk pemesanan via app.
  3. Ketiga nih, koleksi kartu debit. Promo pengguna kartu kredit lebih banyak lagi.
  4. Kalo udah sign up di app/web Pegipegi, otomatis kabar seputar promo masuk ke smartphone. Dalam bentuk email atau notifikasi.

Gitu aja cara memperoleh tiket harga promo. Gampang kalo kita mau menyimak informasinya. Mau baca. Hehe.

Yok booking tiket kereta api di Pegipegi!


Post Comment
Post a Comment