Blogger-blogger yang Mengajarkan Saya Tentang: Tulis Saja Dulu!

June 05, 2018
Meski sudah jarang nulis di blog selama tiga bulan ini, saya masih rajin baca blog. Istilahnya mah blogwalking. Alias jalan-jalan ke blog orang lain. Wah gilagilagila! Blogger keren di luaran sana tuh banyak banget!

Bagian menariknya adalah, gak dikit juga dari mereka yang nulisnya gak sering-sering. Kayak saya sekarang. Mungkin bosan atau kehabisan bahan juga ide untuk ditulis.

Bisa jadi semangatnya lagi diserap saripati kehidupan bernama tagihan listrik, tagihan air, belanja bulanan, dan asuransi pendidikan untuk anak. Hahaha. Saya tertawa saat menulis ini, tapi di dalam hati perih yang terasa.

Blogger juga manusia. Sesekali butuh 'berhenti'. Ambil jeda.


Kita balik lagi ke blogger keren. Coba ditebalkan satu kata tadi: KEREN.

Keren tuh masalah selera. Karenanya ia objektif.

Saya bikin daftar blogger yang blognya langganan saya baca nih. Saya juga paparkan alasan kenapa mereka keren. Sekali lagi, keren itu perkara perspektif.

Dengan demikian, menurut perspektif saya, blogger yang keren itu ialah:

The Babybirds

Ini blog keluarga, terdiri dari tiga orang (ibu-ayah-anak). Blognya beralamat di www.thebabybirds.net, memuat tulisan-tulisan bertema desain, parenting, traveling dan DIY (proyek do-it-yourself). Pendek kata isi blognya ramai tema, tapi kamu bakal tahu ada kesamaan jalinan antara satu tema dengan tema lain.



Mereka gak rajin perbarui isi blog. Di Instagram, salah satu akun yang notifikasinya saya aktifkan adalah akunnya @thebabybirds ini.

Coba kamu scroll arsip blognya, mereka udah ngeblog sejak belum menikah sampai sekarang anaknya udah kelas 1 SD (apa kelas 2 SD ya :D). Edan konsisten pisan.

Tulisannya juga yah kayak tulisan ala diary. Kayak orang lagi cerita ke temennya gitu. Kadang ada typo. Kadang salah eja. Kadang gak sesuai EYD. Ah gak masalah ternyata, enak aja bacanya. Keren abis! Huehehehe.

Annisast

Berhubung saya udah jadi ibu-ibu, tema parenting tuh udah cocok lah. Annisa nih menurut saya konsisten di tema 'orang tua' ini nih. Terkadang ia bahas tema kecantikan juga, tapi saya gak tertarik baca tema cantik ini mah.

Udah pernah baca blognya dia? Gimana menurut teman-teman tulisannya? Coba dibaca dulu di www.annisast.com. 



Menurut saya, tulisan dia tuh brutal. Tapi jujur. Realistis dan lugas. Dari cara menulisnya juga saya nebak ini orangnya lempeng dan judes. Ahahah.

Sudut pandang dia tentang mengurus anak juga segar. Gak sok suci berceramah tentang jadi orang tua yang baik. Dia tuh… apa ya…praktikal gitu lah orangnya. Gak bertele-tele.

Coba baca kategori Parenting. Annisa adalah pengamat yang baik saya rasa. Amat sangat baik. Usai mengamati, ia menganalisis, mencerna isu-isu yang terjadi di dekatnya dan menemukan solusi.

Kayak tulisan dia tentang Ibu Pekerja dalam judul Ibu Bekerja, Demi Apa? Cara mikir dia tuh sederhana. Justru itu, kesederhanaan berpikir yang banyak hilang di kepala kita saat ini bukan? :D

Buat saya, dia blogger tema parenting terbaik. Seru! Keren!

Sastri

Blog traveling kesukaan saya? Blognya Sastri lah sudah pasti. Sayang ia gak pernah lagi perbarui tulisan di blognya. Tapi kita bisa baca tulisannya di Kompas sih, secara dia wartawan Kompas.



Tapi beda ya nulis untuk pekerjaan dan hobi. Hobi mah ruangnya lebih bebas. Tulisan sastri tuh puitis dan pendek. Piawai sekali ia bermain dengan kata-kata.

Di tiap tulisannya, saya nih sebagai pembacanya, kayak dikasih kaca. Untuk berefleksi. Keren. Jujur aja saya iri dengan kemampuan Sastri menulis. Pengen bisa menulis sepertinya. Untuk baca tulisannya, klik www.anindiati.wordpress.com.

Blognya siapa yang tipenya kayak Sastri ini ya? Ada rekomendasi blogger serupa?

Ini saya aja yang merasakan atau kamu juga? Setiap kali saya membaca catatan perjalanan, saya gak butuh rekomendasi dan itinerary. Biasanya saya baru nyari rekomendasi dan susunan perjalanan kalau saya mau pergi ke daerah yang sama.

Tapi kalau lagi gak ada niat jalan-jalan, saya cari tulisan perjalanan yang naratif. Tulisan yang sifatnya memancarkan sebuah rasa dan pengalaman. Tulisan Sastri tuh naratif kayak gitu. Cantik dan sentimentil. Keren.

Gara

Oh ya Tuhan kalau baca tulisan Gara tuh gak bisa sambil makan, sambil nonton, atau numpang ojek online. Ahahaha. Dia nih kalau nulis, tulisannya ‘gemuk-gemuk’. Ohiya, tentu saja panjang.

Walo panjang, saya betah bacanya. Coba dibuka-buka blognya Gara. Tulisan dia temanya budaya dan sejarah.

Dia sering bahas tentang kehidupannya sebagai orang Bali. Kayak upacara-upacara adat yang unik yang kita gak pernah lihat di televisi dan internet (kecuali kita sengaja googling). Upacara Mewinten, misalnya.



Tulisannya berbobot udah kayak tesis sejarah bercitarasa buku harian. Kalau bahas satu benda, dia bisa bahas sejarah-sejarahnya sampai jauuhhhh ke belakang. Lalu ia hubungkan dengan kehidupan masa kini.

Tulisan yang berat sih saya rasa. Makanya saya baca sambil duduk tenang, supaya fokus bacanya. Kecuali kamu menyukai tema yang sama, rada susah baca tulisan dia tuh. Nih nama blognya aja www.mencarijejak.com. Heuheuheu. Keren gila!

Tanzil Hernadi

Ohooo orang yang satu ini masuk ke daftar orang paling rendah hati dan terkenal di jagat raya perbukuan. Utamanya di Bandung. Blognya digunakan untuk menulis resensi saja. Baca deh nama blognya: bukuygkubaca.blogspot.com.

Umurnya udah gak muda kok. Tapi apalah umur, itu cuma masalah sudut pandang aja. Ehehehe. Darinya saya belajar meresensi buku. Juga darinya saya mencerap tentang konsistensi dan rendah hati.



Kamu buka blognya, apa adanya banget. Sederhana tuh tampilan blognya. Gak ada template blog yang cakep. Malah kalau baca via desktop, alamak blognya pengen saya perbaiki. Tapi ya gak usah.

Pak Tan, demikian saya menyapanya, sudah merasa cukup dengan tulisan resensinya, kok pembaca kayak saya malah merumitkan tampilan blog. Heuheu.

Kalau saya bikin kesimpulan dari blogger-blogger keren favorit saya di atas, terangkum dalam empat kata: konsistensi, tulus, & kerjain aja. 

Saya rasa ketulusan itu terasa kok menembus layar smartphone dan laptop kita. Tulisannya jujur dan sedap dibaca. Seolah-olah terlewat satu kata saja kita tak mau.

Konsistensi. Ah satu kata ini memang intimidatif. Berat untuk dilakukan, bahkan saat kita sudah merasa konsisten sekalipun.

Kerjain aja? Iya kerjain aja, tulis aja. Kebanyakan mikir, kapan nulisnya woy :D

Rumusnya sederhana aja kan? Tapi justru susah banget buat diterapkan.

Dipikir-pikir mah tiga hal itu sedang saya lakukan. Berkat niru dan menerapkan cara yang mereka lakukan pada blognya.  ATM. Amati. Tiru. Modifikasi.

Juga banyak baca.

14 comments on "Blogger-blogger yang Mengajarkan Saya Tentang: Tulis Saja Dulu! "
  1. Wah saya juga suka baca blognya annisast. Walau karakter saya kyknya berkebalikan bgt dg dia, tapi suka aja baca tulisannya yang blak-blakan. Dan betul, pemikirannya sederhana tapi ngena.

    ReplyDelete
  2. Saya juga suka tulisannya ica, keren yah. Dia tulisannya bener - bener to the point

    ReplyDelete
  3. wah aku baru tau semua blogger keren versi teh ulu hehehe mau cuss ah baca satu2

    ReplyDelete
  4. Uluuuu, makasih jadi dapet banyak referensi blog keren abis mampir sini :))

    Tapi atmonsfer nge-blog sekarang emang udah beda banget dibanding dulu Luuu.

    Aku sangat merindukan masa2 bahagia ketika aku bisa bebas merdeka tanpa beban nulis receh tentang males nyetrika dan mengibaratkan tumpukan setrikaan itu bagai dementor yang menyedot kebahagiaanku, hehehehe *tanpa harus dijudge tulisan lo retjeh tydack berfaedah hempaskan saja*

    ReplyDelete
  5. Waaaah, bisa jadi referensi nih. Stalking ke tekapeeee...

    ReplyDelete
  6. Semuanya belum pernah aku kunjungi. Jadi penasaran. Menuju tkp ahhhh

    ReplyDelete
  7. Waaa....terima kasih sdh berkenan mampir dan membaca blog saya. Jadi malu nih karena lama gak posting baru. Akhir2 ini sy lagi suka baca buku2 non fiksi secara melompat-lompat dari satu buku ke buku lain sesuai kebutuhan jadi gak bisa diresensi karena sy hanya meresensi buku yang sudah saya khatam-kan membacanya :)

    soal tampilan blog yang apa adanya itu karena sy bisanya ya cuman seperti itu...hehehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hah? Pak Tan! Kok baca blog saya sih ahahahaha ya ampun kirain bapak gak akan baca 😂😂😂.

      Waduhwaduhwaduh gimana ini 😂😂😂

      Delete
  8. Ya bacalah...kan sy fans dan subscribed blog ini, jadi tiap ada postingan baru pasti terbaca oleh saya.... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hah? baru tau aeheuheuheuheuheuheu waduh jadi gak enak sebut-sebut tampilan blog bapak apa adanya heuheuheu

      Delete
  9. Hehehe.. Gak pa2 teh, emang sy akui tampilannya standard banget, apa adanya. Beberapa teman juga bilang gitu. Makanya kl masih ada yg suka baca blog sy ya saya senang sekali :)

    ReplyDelete
  10. Mbaa, nice share! Setuju banget, saya pun pemula, baru merintis blog dan sering ngerasa kayak gini. Anyway, suka deh sama semua blogger2 yang mba sebutin itu.

    Salam kenal mba dari saya pembaca barumu hehe. Boleh intip-intip blog saya juga yaa :)

    ReplyDelete
  11. Suka semua, tapi 5 blogger favorit versi saya ada juga. Udah lama pengen bikin bahasan ini, udah skrinsut blog favorit, eh belum.eksekusi aja.

    Nah, yang basic theme Tanzil Hernadi itu saya banget. Walaupun secara nulis jauh lebih bagus beliau. Alhamdulillah masih ada temen pake tampilan sederhana. 😂

    ReplyDelete
  12. Annisast mah juara dah, tulisannya nggak pernah bertele2 dan ngena banget. Bikin kita merasa tidak sendirian gitu. Thanks for sharing mbak, lumayan tambahan reading list nih

    ReplyDelete