Kafe Kupu-Kupu di Lembang, Dekat Dusun Bambu dan Curug Cimahi

May 04, 2017
Jadi, buat saya makanan di Dusun Bambu harganya kemahalan. Akan tetapi tempatnya cocok banget untuk keluarga dan anak-anak. Kalau keluarga saya (keluarga besar, bukan cuma saya) datang ke Bandung, saya ajak ibu jalan-jalan di Dusun Bambu. Ya mentok-mentok ke Floating Market sih 😁  Tapi kan pengen ya ajak orang tua ke tempat yang fancy, kayak Dusun Bambu. 


Selama ini saya nemu restoran atau kafe sekitar Dusun Bambu yang oke. Sampai akhirnya kami makan-makan di Kafe Kupu-kupu di Parongpong! 

Kafe ini mirip dengan kafe-kafe di kota besar pada umumnya. Gayanya industrial, ada wifi, dan tempatnya lucu banget instagram banget so yang mau foto-foto ya bisa di sini. 

Perbedaannya adalah, tempatnya lumayan berkonsep sih karena dirancang oleh arsitek dari studio Akanoma. Buat yang mau tau, Akanoma ini emang isinya arsitek-arsitek yang punya visi menggunakan energi alami dalam rancangannya. Jadi ya emang gak aneh pas saya datang ke Kafe Kupu-Kupu, ruangannya didesain sebaik mungkin agar udara mengalir alami tanpa tambahan AC dan cahaya matahari bisa membantu penerangan di siang hari tanpa nyalain lampu banyak-banyak. 

Dan bagian paling menarik dari kafe ini adalah buku-bukunyaaaaa! Pas masuk kafenya, di sebelah kiri ada rak buku. Kamu bisa tahu pemiliknya doyan baca kalau baca barisan judul buku yang ada di sana. Bahkan novel Burung-Burung Manyar karya Y.B Mangunwijaya juga ada doooong di rak bukunya 😆


Kita bahas makanan yuk! Di sana, saya-Indra-Nabil memesan dan menyantap 

Spicy Crispy Tofu 10K

Gorengan tahu bertabur potongan cabe dan bawang daun. Rasanya gurih agak asin dan tentu saja pedas. Adonan tahunya pake terigu atau mungkin tepung tapioka ya soalnya ada rasa kenyal. Gorengan tahu emang nampak biasa aja, tapi taburan cabe dan bawang daunnya itu lho. Segar sekaligus gigit-gigit lidah haahahaha. 

Fish Orange Crispy 25K

Menu yang unik nih buat saya. Kayak apa ikan dicampur rasa jeruk? Jeruknya dari sirup. Ternyata.....wuenaaaakkkkk! Ikannya ikan dori berselaput tepung krispi. Rasanya manis. Aneh banget ya makan ikan rasanya manis, tapi anehnya terasa enak-enak saja. 

Kwetiaw Goreng Ayam 20K

Rasanya gak mengecewakan. Masih enak dan terasa gurih. Porsinya juga oke banget buat ukuran kafe seharga 20ribu 😆  Salah satu garnish yang nambah selera adalah bawang gorengnya. Nyamm..nyammmm!

Mix Juice 16K

Terdiri dari campuran buah nanas, apel, dan stroberi, jus ini pilihan paling pol lah. Enak banget, segar banget. Kayak minyak-minyak dalam makanan yang saya makan bersih hilang dari mulut dan tenggorokan. Hehehehe. Rekomen banget lah minuman ini. 

Choco Milkshake 18K

Mesan minuman ini pun gak salah. Soalnya jadi mirip kayak makan dessert gitu 😌  Nabil sih pengen minuman cokelat. Ya uwis pesen choco milkshake aja. Ada es krimnya, ada cokelatnya, bisa diminum pula. Terus rasanya kayaknya ada rempah-rempahnya. Apaan ya, gak ingat nama rempahnya. Rasanya jadi unik gitu, modern vs lokal. But stil tasty! 

Bagian paling menyenangkan di sini adalah harganya ramah banget! Kafe apa warung ini teh hohohohoho. Emang sih buat makanan western kayak steak dan menu-menu lokal yang mewah kayak sop buntut harganya masih tinggi, tapi sekitar 45ribuan ke atas dan saya perhatiin gak ada yang harganya tembus di 60ribu. Mentok-mentok 50ribuan lah dan itu udah mewah banget pula menunya. 

Jadi saya senaaaaaaang! Ada juga tempat kayak gini di daerah Lembang. Bagus, murah, dan tempatnya lucuuuu! Rada keganggu dengan kursi aja sih, bangku kursi yang ada di pinggir jendela-jendela besar itu gak terlalu nyaman. Posisi makan ke meja kurang pas jadi pegel tangan dan pinggangnya. 

Lain-lainnya mah oke. Kalau pada berkeliaran di Lembang dan sekitarnya, mampir juga makan di Kafe Kupu-Kupu yak! 
Alamatnya di Jalan Parongpong, Lembang. 
Buka selasa - minggu.
Jam 11.00 - 20.00

Cek harga dan lokasi masuk aja ke IG @kupukupu_lembang.


















Teks: Ulu
Foto: Indra, Ulu

2 comments on "Kafe Kupu-Kupu di Lembang, Dekat Dusun Bambu dan Curug Cimahi"
  1. Harganya merakyat bangett,,,padahal klo liat tempat, pasti dikira mahal

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul, nay! satu kalimat innay mewakili semua tulisan saya di atas :)

      Delete