Image Slider

Kamar Superior di Hotel Grand Sovia, Budget Banget Kamarnya Euy!

March 30, 2016
Halow, ya'll!

Resensi hotel di Bandung lagi nih. Grand Sovia namanya. Saya menginap di sana bulan lalu. Jujur saja sih saya terpikat menginap di sini karena hotel budget yang satu ini rajin sekali memperbaharui media sosialnya. Instagramnya sangat updated! Foto-fotonya juga menurut saya sih lumayan lah enak dilihat.

Sekitar Pasar Cihapit, Banyak Jajanan Enak!

March 28, 2016
Sambil mengitari pasar, saya, teman-teman, dan Apit Tjihapit sesekali berhenti dan bertatap muka dengan para pedagang. Meneer Kumis salah satunya. Legenda hidup Pasar Cihapit. Sering melihat beliau, saya baru tahu kalau bapak ini populer. Barang jualannya kerupuk dan aneka keripik. Saya beli satu bungkus kerupuk terasinya.


Meneer Kumis, saya mengenalnya dengan nama Pak Kumis

Jalan-jalan ke Pasar Cihapit

March 27, 2016
Gojek melaju kencang pada pagi hari yang lengang. Bandung libur. In fact, seluruh Indonesia berlibur karena hari Jumat 25 Maret adalah hari Paskah. Pukul 9 pagi saya harus berada di sebuah pasar tradisional yang letaknya di jantung kota Bandung. Pasar Cihapit di Jalan Cihapit. 7 km jaraknya dari rumah saya di Setiabudhi. 

Jalan Cihapit adalah salah satu jalan yang memotong jalan Riau. FYI, Jalan Riau adalah kawasan terpopuler di Bandung. Surganya factory outlet dan kafe-kafe dengan kuliner yang mewah. 

Kebalikannya dari Jalan Riau, Jalan Cihapit jauh lebih sederhana. Dikelilingi kawasan perumahan, Cihapit bukan barang baru buat saya. Saya dan Indra termasuk rajin datang ke sini. Jajan lah, ngapain lagi :D Biasanya di Cihapit kami jajan surabi dan baso tahu.

Tapi Cihapit isinya bukan cuma Surabi dan Baso Tahu. Emang ada apa aja sih di kawasan Cihapit ini? Kalau datang ke Bandung dan pengen tahu kuliner jalanan di satu tempat, Cihapit bisa jadi jawabannya.

Kedatangan terakhir saya ke Cihapit agak istimewa. Saya diajak Nicky, Hamim, Sasa, dan beberapa temannya dari Apit Tjihapit. Meski saya sudah pernah menjelajahi Pasar Cihapit sendirian, namun dipandu mereka, menyusuri pasar hari itu sangatlah berkesan.


Here goes ceritanya.

Jalan-jalan di Bandung 2 Hari 1 Malam, Ini Rekomendasi Tempat Wisatanya!

March 19, 2016
Halow! Mau jalan-jalan di Bandung dan masih ruwet mau menentukan tujuan dan bagaimana rutenya? Sini saya bantu. Secara saya penduduk Bandung dan bisa nolong kamu biar waktu travelingnya di Bandung menyenangkan :D

Susunan trip ini biasanya saya kasih lihat ke para backpacker yang mau ke Bandung. Saya publish untuk publik saja di sini.

Oke. Ceritanya kamu punya waktu dua hari di Bandung. Ke mana saja ya enaknya? 

Photo Courtesy :  @tiketcom

Berlibur di Bandung, Tip and Suggestion

March 17, 2016

Tip pertama berlibur di Bandung: siap-siap kena macet. 

Langsung gak pake basa-basi. Well itu lah kenyataan yang kamu hadapi di sini. Macet sudah jadi makanan sehari-hari kami warga lokal. Hari kerja saja sudah macet, apalagi akhir pekan. Kalau kamu datangnya pas di hari libur. Selamat! macet gila! Hehehehe.

Tip kedua liburan di Bandung: pilih hari kerja. 

Lho tadi katanya hari kerja juga macet? Iya, tapi tidak separah ketika hari sabtu dan minggu atau musim liburan kok. Bandung masih bearable kok kalau hari kerja mah.

Untuk kalangan backpacker biasanya lebih leluasa menentukan masa berlibur. Jadi pilihlah hari-hari yang aneh. Senin - kamis itu saya paling rekomendasikan deh.

Tapi untuk kalangan pekerja dan tipe keluarga, mau gak mau liburannya berbarengan. Yah mau bagaimana lagi, macet pasti akan dihadapi. Tapi jangan menyerah. Banyak cara menikmati Bandung kok.

Kecuali kalau kamu merasa Bandung terlalu penuh dan kamu tidak bisa lagi menghadapinya, maka cari lah kota lain. Liburan di Purwakarta juga asyik tuh, saya pernah nulis cerita jalan-jalan di sana. Masih sepi pula kotanya. Lokasinya pun dekat dari Jakarta dan Bandung. Kalau duitnya berlebih, bisa pindah pulau atau sebrang provinsi sih :D


A Weekend At Aryaduta Bandung Hotel

March 14, 2016
Berlibur di kota sendiri, saya hampir mengalaminya setiap hari. It's Bandung, Guys! Kota ini jarang membuat saya bosan. Enak makan, enak tidur, enak nongkrong, dan enak jalan-jalan. Seandainya Bandung adalah sebuah kamar, maka dia berwujud ruangan beranjang empuk, bantal bulu angsa yang fluffy, jendela yang besar, pemandangan indah dari kamar, suhu yang dingin, dan lantai berpermadani yang lembut.  

Ngomong-ngomong tentang kamar, hari sabtu dan minggu lalu (11-12 Maret 2016) saya menginap di Hotel Aryaduta Bandung. Saya dan beberapa rekan media dari Jakarta dan Bandung menghadiri acara Media and Client Gathering - Carnival Night yang diselenggarakan oleh Aryaduta Bandung.

Pada kesempatan tersebut saya menginap semalam di kamar Superior. Saya diundang mewakili insan media. Namun di sisi lain, tentu saja hal ini sangat membantu saya dalam meresensi hotel Aryaduta. Karena saya sendiri adalah agen Agoda. Merasakan dan mengetahui kondisi hotelnya secara langsung akan menghadirkan pengalaman yang sebenar-benarnya. Saya dapat memberikan rekomendasi pada klien saya secara nyata.

Menginap di Aryaduta Bandung memberi kesimpulan bahwa hotel ini sangat saya rekomendasikan!

Ebook Kelas Inspirasi Bandung 4

March 12, 2016
FYI saya gak bisa mendesain. Untuk ebook ini saya minta bantuan adik saya yang tukang ngegambar. Anaknya jurusan seni rupa, jadi saya mendelegasikan tugas ini ke orang yang tepat hahaha :D 

Sebagai imbalan, dia minta saya cantumkan tempat kerja dia, woodypapee. Tolong difollow katanya. Juga mohon pertimbangkan menyewa jasa desainnya :D Adik saya dan dua orang temannya membuat usaha di bidang desain dan percetakan. Khusus untuk acara pernikahan. Merancang kartu undangan, suvenir, atau perintilan lainnya. Juga mencetak dan memproduksinya sendiri. Lucu-lucu desainnya. Go follow Woodypapee terutama kalau kamu mau bikin acara pernikahan! :D

Ebook Kelas Inspirasi terdiri dari 2 halaman saja. Boleh lebih tapi yang diterima panitia hanya 2 halaman. So here goes!

Halaman 1


Halaman 2




Foto : Nurul Ulu
Teks : Nurul Ulu
Desain : Nur Khaerunnisa

Photo Essay Kelas Inspirasi Bandung 4: Meraih Mimpi Menggapai Asa

March 11, 2016
Berikut ini photo essay dari tugas saya di Kelas Inspirasi Bandung 4 (KI Bandung 4). Di KI saya mendaftar sebagai dokumentator. Dokumentator ada dua kerjaannya: motret dan video. Saya yang motret. 

Saya lebih suka menyebut posisi ini sebagai Dokumentator dibanding Fotografer. Karena saya bukan fotografer hahahaa :D Motret gak ngerti teknis. Semuanya pake feeling aja. Banyak foto gagalnya daripada foto bagusnya kok. Ada 700an frame yang saya jepret di KI Bandung 4 di SDN Pasir Kaliki Mandiri I. Cuma 100 frame yang layak nongol di muka publik hahahahuhuhu *nangis*

Sesuai titah panitia Kelas Inspirasi Bandung, saya harus menyusun foto : 25 foto pilihan, 5 foto terbaik disertai caption judul, foto profil para relawan, photo essay, dan e-book. 

Berikut ini Photo Essay Kelas Inspirasi Bandung, temanya Meraih Mimpi, Menggapai Asa

Foto


Romantisme Warung Kopi Purnama

March 10, 2016
Warung Kopi Purnama merupakan salah satu warung dengan citarasa restoran. Tempat ini adalah legenda kota Bandung. Mulanya popular sebagai tempat minum kopi. Lama kelamaan ada juga menu makanan berat. Jenis minumannya pun bertambah gak hanya kopi.

Mesin waktu memang tidak ada. Akan tetapi tempat-tempat sejenis Warung Kopi Purnama ini mewakili semangat sebuah mesin waktu.

Ada di Bandung sejak tahun 1930an, sudah hampir empat generasi yang mengelola Warkop Purnama. Buka setiap hari mulai jam 7 pagi dan tutup pada pukul 9 malam.

Warung yang dulunya adalah tempat berkumpul pada pedagang Cina ini sekarang menjadi tempat favorit anak muda Bandung. Juga orang tua Bandung. Untuk yang tua, tempat ini seolah-olah terus mengenang di memori mereka. Untuk para kawula muda, Warkop Purnama adalah sebuah tempat yang romantis, bukan kenangan tapi sedikit membuka cakrawala tentang Bandung tempo dulu.

Ya bisa jadi gak perlu dilabeli kenangan, romantisme, atau apalah itu namanya. Sebagian orang tak mau repot-repot dengan itu. Pokoknya yang penting bisa ngopi di tempat mereka masih muda dulu karena kopinya enak dan masih bisa bertemu teman di masa kecil.

Baca juga tulisan saya tentang makan pagi di Warung Kopi Purnama

Melihat Gerhana Matahari Total di Peneropongan Bosscha Bandung

March 09, 2016
Hari ini istimewa. Ada gerhana matahari total. Asalkan di ruang terbuka, di mana pun lokasinya kita bisa lihat gerhananya. Tapi pemandangan gerhananya gak setotal kayak di tempat-tempat strategis semacam Ternate, Ambon, Bangka, Palembang, dan beberapa tempat lainnya. Juga pada waktu gerhana matahari mencapai puncaknya, di Bandung gak gelap kayak di Palembang. Agak mendung saja, itu pun tak terlalu terasa sih mendungnya :D 

Karena momennya istimewa, saya pilih tempat yang istimewa juga. Peneropongan Bosscha. Legenda dari Bandung, tepatnya Lembang sih. Lokasinya dekat pula dari rumah. Naik angkot satu kali, jarak tempuh 10 menit saja. Dilanjut naik ojek 5 menit sampai. Tapi pagi itu berbeda, 9 Maret 2016, jalan masuk ke Peneropongan Bosscha sudah penuh! Ya orang, ya mobil, ya motor :D

Tumplek tumblegh. Terpaksa gak naik ojek, jalan kaki nanjak sampai ke peneropongan Bosscha. Jam 6 pagi dan masih sangat segar udaranya. Kabut masih rapat di kaki gunung Tangkubanparahu. Tiap napas saya tersengal-sengal, keluar udara seperti kabut dari mulut saya. Yooosh! 

Meneropong gerhana matahari dari Bosscha memang tidak memuaskan. Tapi ya segitu adanya mau bagaimana lagi. Saya sudah cukup senang hehehe :D

3 Hotel Lucu-lucu di Bandung!

March 08, 2016
Saya harus share hotel-hotel berikut ini nih. Habisnya lucu banget hotelnya. Lucu yang saya maksud adalah keren, bagus, unik, dan well-designed. Berbeda dengan hotel pada umumnya, di hotel yang saya ceritakan ini tiap kamarnya dirancang berbeda. Interiornya berbeda. Ya kalau kamu termasuk orang yang senang melihat yang lucu-lucu, menginap di sini bisa menjadi pengalaman baru yang seru banget!

Kalau di Yogyakarta sih hotel model kayak gini sudah biasa. Kalau di Bandung baru-baru ini saja penginapan skala kecil yang rancangannya sangat mengundang banyak like di instagram mulai dilirik.

Here goes!

1. Cottonwood Bed And Breakfast


Penginapan yang niat banget rancangannya! Tiap kamar diberi nama yang cantik-cantik, sesuai interior kamarnya. Perempuan biasanya suka banyak pilihan, saya kalau menginap di Cottonwood bisa bingung sendiri menentukan kamar mana yang saya ingin inapi karena tiap kamar beda-beda sih desainnya. Pengen nginep di semua kamarnya hahaha.  

Places i Want to Visit : Rumah Pulomanuk, Rumah Tepi Pantai Sawarna Banten

March 07, 2016
Kita ke pantai! Nginepnya di Rumah Pulomanuk. Di Bandung gak ada pantai. Harus turun gunung kalau mau main air laut :D

Beberapa waktu lalu pernah santer petisi minta dibuatkan pantai buatan. Awalnya meme di media sosial. Tapi becandanya dibawa ke petisi di change.org. Candaan pada level terburuk. Saya gak ngerti kok bisa petisi dibuat bahan becanda. Sarkasme yang salah tempat. Oke lah kalau alasannya serius minta dibuatkan pantai buatan karena Bandung terlalu macet sampai-sampai warga lokalnya kesulitan menuju ke luar kota . Tapi seriously, pakai petisi segala? Ya ampun...

Euh balik lagi ke pantai beneran di ujung barat pulau Jawa.

Rumah Pulomanuk adalah penginapan yang unik. Desainnya menyerupai Rumah Joglo, maka gak heran sangat terasa kental aura tradisinya. Banyak perangkat modern, warna-warni di Rumah Pulomanuk ini aduh indah sekali. Modern dan tradisional bercampur dengan perpaduan yang cantik.

Cerita dari Kelas Inspirasi Bandung 4

March 06, 2016
2016 dan saya kembali ambil bagian di Kelas Inspirasi Bandung. Jabatan masih sama: dokumenter.

Saya gak nyangka bakal satu kelompok dengan orang-orang yang koplak abis di Kelas Inspirasi Bandung 4 ini hahaha :D Gila lucu-lucu banget. Semangatnya bagus banget.

Sebentar sebelum cerita lebih jauh saya kasih prolog dulu tentang Kelas Inspirasi. Barangkali kamu belum tahu.

How to Speak Like A True Sundanese!

March 04, 2016
Menetap di Bandung, saya tentu saja bisa berbahasa Sunda. Sayangnya bahasa sunda saya jenis yang hanya untuk kalangan sebaya, bukan untuk berbahasa kepada orang yang lebih tua. Berbeda dengan Indra, bahasa sunda dia sih bagus banget. Dari yang sopan sampai bahasa sunda yang 'kasar', dia kuasai. 

12 tahun jadi orang Bandung, bahasa sunda saya sekarang jauh lebih 'lemes'. Bisa lah saya berbangga hati hahaha. Bangganya kalau ketemu pendatang atau turis non-bandung sih. Kalau ke sesama orang Bandung lagi gak bangga karena emang penguasaan bahasa sunda saya masih buruk. 

Kembali ke judul di atas. Gimana sih emang ngomong bahasa sunda itu? Berdasarkan pengalaman sendiri, menguasai bahasa sunda bisa dimulai dengan:

1. Belajar melafalkan gabungan vokal E dan U. EU. Gampang sih, bibir yang bawah agak maju aja pas ngomong EU. Cicaheum, Ngakeul, Cageur, Ciumbuleuit....bahkan kendaraan jenis Truk oleh orang Sunda dilafalkan Treuk :D

Roasted Magic Bun di Herbsays yang Enaaaaak Bangeeeet!

March 03, 2016
Kemarin bahas tentang sebuah kafe sekaligus perpustakaan bernama Little Wings Book Cafe. Berhubung bangunan kafenya ada tiga lantai dan kami penasaran dengan interior di lantai dua dan tiga jadi saya sempatkan menengok kedua lantai tersebut. Segitunya hahahaha. 

Di lantai satu aja udah lucu interiornya, kan penasaran di lantai dua dan tiga kayak apa. 

Sunday Morning at Little Wings Book Cafe

March 02, 2016
Ceritanya sih mau belanja di Garage Sale hari minggu itu. Lokasinya di halaman sebuah kafe. Adegan berikutnya ketebak lah. Belanja dan makan-makan :D 

Kalau ada garage sale di Bandung, saya usahakan datang. Biasanya nemu karta karun. Bukan benda mewah sih. Mungkin hanya buku, t-shirt, blouse, tatakan gelas, container, atau apa lah gitu. Ada yang murah ada juga yang mahal. 

Lokasi garage sale ada di daerah Cigadung. Tahu Dago kan? Nah Cigadung ini di atasnya Dago. 

Beres browsing dan belanja di garage salenya, saya masuk ke sebuah bangunan yang mencolok warnanya. Merah dan putih. Terdiri dari tiga lantai, saya memesan makanan di lantai 1. Little Wings nama kafenya.

Perempuan yang Mengantar Soekarno ke Gerbang Kemerdekaan

March 01, 2016
Inggit Garnasih nama perempuannya. Tahun ini, jika ia masih hidup, Bu Inggit berusia 128 tahun. Momentum tersebut diperingati dengan Napak Tilas yang diselenggarakan oleh Museum Sri Baduga dan API BANDUNG pada bulan Februari 2016.

Saya tentu saja tidak mau melewatkan acara ini. Bersama Nabil dan Indra, kami menjadi tiga dari sekitar 60 peserta napak tilas jejak Inggit Garnasih di Bandung. Kalangan peserta beragam. Dari anak SMA sampai dengan peserta umum seperti saya.