Stone Garden In The Morning

November 20, 2014
Hey all! 

Instagram benar-benar alat ampuh untuk pariwisata Indonesia. Picture speaks louder than word adalah benar. Gara-gara nongol di Instagram, pemuda-pemudi Jakarta Bandung gak mau ketinggalan dijepret di antara bebatuan Pasir Pawon, eh Stone Garden maksudnya.



Stone Garden nama aslinya adalah Pasir Pawon. Terletak di Citatah Padalarang, Stone Garden sekarang dikeliling industri pertambangan batu kapur. 

Dahulunya banyak bukit di sini. Tapi satu per satu habis ditambang manusia. Batu kapur gituh, bisa jadi marmer di rumah kamu sampai pasta gigi yang tiap hari ngegosok gigi kamu. 

Di antara bukit kapur yang nasibnya mengenaskan ini, ada beberapa bukit yang masih melenggang cantik. Sempet sih kasus ada penambangan. Tapi gak lama. 



Pasir Pawon ini nih yang masih dipertahankan. Kenapa? Karena di bagian dalam bukitnya ada Gua bersejarah. Namanya Gua Pawon. Tempat ini, baik Stone Garden maupun Gua Pawon, sebelumnya beken di antara orang-orang yang tergabung di organisasi Pecinta Alam saja. Panjat tebingnya kan latihan di Tebing 125, gak jauh dari area Stone Garden. 

Namun sejak penemuan fosil Manusia Pawon di Gua Pawon, tempat ini mulai berada di titik paling terang. Diawasi juga didatangi. Antara yang menganggapnya sakral dengan mereka yang melakukan vandalisme, keduanya ada di sini. 

Entah sudah berapa kali saya dan Gele datang ke Stone Garden dan Gua Pawon. Udah gak kehitung. Pemandangannya tiada dua. Panorama alam yang membuai berdampingan dengan kekejaman pabrik pertambangan. 

Berada di Stone Garden rasanya magis. Sakral. Ajaib. Indah. Bahagia. Sedih. Seolah-olah saya ikan purbakala yang lagi asyik berenang di laut dangkal. Berjuta tahun kemudian, tempatnya jadi pemukiman dan penambangan. 

Bebatuan di Stone Garden ini unik dan esksotis sekali. Fosil terumbu karang banyak yang terekam jejaknya di batu-batu yang kita pijak di sana. 

Coba deh datang ke Stone Garden. Semoga tempat ini selamanya lestari. Jangan punah. Bisa jadi tempat wisata yang mendidik dan mendatangkan banyak rezeki untuk penduduk lokal. Rezeki yang barokah, baik, dan menyenangkan banyak orang, termasuk turis-turisnya. Amin. 

11 comments on "Stone Garden In The Morning"
  1. di semarang juga ada tempat macam gini, namanya brown canyon. kalo udah jadi tempat indah gini asik yaa. ga asiknya kalo inget tempat ini adalah sisa2 serakahnya manusia yang ngabisin sumber daya alam -_-

    ReplyDelete
    Replies
    1. justru pas kita ke sana bisa jadi perantara pesan buat yang belum datang buat ikut menyadarkan orang2 tentang jeleknya ngabisin sumber daya alam heuheuheu

      Delete
  2. Smoga batunya gak dijadiin batu akik

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gak akan karena di sini batunya batu kapur, bukan jenis batu mulia :D

      Delete
  3. uwaaa....kayak di jatim,pernah lihat dari jalan,kayaknya di lamongan atau mana gitu...cantik jadinya ya mbak,^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. mungkin karena dulunya lautan dangkal yak, jadi batu2nya mencuat kayak taman

      Delete
  4. perasaan kalo lewat biasa aja tapi ternyata dari deket bagus juga ya

    ReplyDelete